Goresan Pena Seorang Hamba
Ayat cinta dariNya jauh lebih indah dari pada coretan pena dan rangkaian kata cinta yang kita buat.
Melepas cinta yang belum halal bukanlah akhir dari segalanya.
justru itu, Allah memberikan lembaran baru untuk hambanya yang ingin memulai hidup yang lebih baik lagi. insyaAllah akan lebih baik lagi jika hidup kita bisa ikhlas melepasnya. Allah mulai merangkul kita dalam lindungan cintaNya yang luas. inilah awal dari cinta yang sebenarnya. cinta yang hakiki.
saatnya merelakan...
lepaskanlah...
jika sang mahacinta tak meridhoi kita bersatu dalam kehidupan ini, pasti dia akan menyatukan kita dalam kehidupan yang akan datang. mempertemukan kita dalam waktu yang tepat nantinya.
andaikan Allah tak mempertemukan kita di Jabal Rahmah, kuberharap semoga kita dipertemukan di JannahNya.
jika memang engkau bukanlah nama yang bersanding dalam buku kehidupanku, tentu Allah tengah menyiapkan seseorang yang lebih baik untukku dan untukmu juga.
ujian cinta kini sudah mulai mengoyangkan jiwaku.
kini aku pelan-pelan mulai menjauh. pelan-pelan, mulai menjaga jarak denganmu. hati ini kita mulai menuju ketepian. menjaga hati agar tidak terbawa nafsu dan aku tak ingin terbelenggu, terkurung dengan hawa nafsu yang hanya akan merugikanku.
"Disitulah diuji orang-orang yang beriman, dan diguncangkan dengan guncangan yang dahsyat."(QS. Al-Azhab:11)
disinilah aku merasa ujian cinta itu datang. semenjak diciptakan pasangan pertama dimuka bumi ini, Adam dan Hawa, cinta memang seperti pisau bermata dua ada kebahagiaan dan penderitaan yang pasti akan dibawahnya. seperti kisah hamzah, ja'far, dan hanzhalah yang mati karena cintanya kepada Allah dan Rasul-Nya. namun bila kita keliru tentu itu akan sangat menyakitkan dan sangat menderita, seperti Qarun yang mati karna terlalu cinta terhadap harta dan si Firaun yang mati karna terlalu cinta terhadap tahta.
wahai diri...
jika memang benar adanya kau mencintainya karena Allah..
maka cintailah ia dengan cara yang benar..
bukan dengan cara yang tak Allah sukai..
cintailah ia pada saat yang tepat...
cintailah ia dengan sebenar-benarnya cinta...
cintailah ia dengan penuh ketulusan dan mengharab Ridho-Nya...
wahai diri...
jika benar kau angungkan Namanya..
jika benar kau agungkan cinta suci..
mampukan dirimu menjadi Gurhaba..
terasing demi Ridha Ilahi...
yaRabb...
kutitipkan hati ini pada-Mu ...
jika memang dia yang kau ciptakan untuk mendampingiku..
jika memang ia yang terbaik untuk agamaku..
hadiahkan hatiku untuknya..
aku serahkan cintaku untuk-Mu
Cinta dalam diam, diam karena menjaga kemuliaannya, diam karena cukup hanya Allah saja yang tau :)



Komentar
Posting Komentar